Generasi Muda dan Generasi Sosial Media Oleh: Hafiz Ahmad Riyanto, Mahasiswa Fakutas Hukum Universitas Pancasakti Tegal

Generasi Muda dan Generasi Sosial Media

Oleh: Hafiz Ahmad Riyanto, Mahasiswa Fakutas Hukum Universitas Pancasakti Tegal

Saat ini media sosial merupakan jajaran kebutuhan pokok masyarakat, Arus informasi yang sangat pesat menjadi masyarakat semakin luas dalam mendapatkan informasi melalui media sosial dan juga semakin maju perkembangan media sosial tentu kita sebagai generasi muda (generasi milenial) harus mengikuti perkembangan media sosial terutama untuk pendidikan dan pada saat ini pendidikan harus memiliki inisiatif yang bisa dilakukan untuk tetap bersiasat dalam belajar ditengah pandemic oleh karena itu media social sekarang tidak hanya digunakan untuk bermain di media social saja namun digunakan juga untuk pembelajaran yang menggunakan model dengan memanfaatkan virtual dan digital.

Tentu dalam pembelajaran daring melalui media social yang secara virtual ini para remaja yang berumur 15-18 tahun harus bisa memberikan suatu peran penting dalam pembelajaran daring diera pandemic ini terutama kepada anak dibawah umur 15 tahunan. Di dalam pembelajaran daring seperti ini tentu para remaja meningkatkan juga perasaan atau alam sadarnya dalam membiasakan pembelajaran baru yang menggunakan virtual dan digital.

Dengan pengetahuan dan kemampuan akalnya yang dimiliki remaja menggunakan media social,remaja harus mampu juga membentuk konsep, persepsi, ide, atau gagasan dalam pembelajaran secara virtual dan digital (daring).Pada dasarnya ketika pembelajaran daring tentu para remaja yang masih berstatus sekolah baik tingkat menengah harus mampu membantu anak yang masih belajar ditingkat dasar yang notabennya tentu dalam pembelajaran daring belum tentu bisa dilakukanya atau memanfaatkan, Baik melalui situs atau memanfaat aplikasi yang canggih tentang pembelajran di tingkat dasar, dengan demikian dalam pembelajaran daring peran remaja dianggap bisa membantu anak-anak yang berada ditingkat dasar tentunya dalam pembelajaran daring dimassa pandemic ini.

Masa remaja merupakan masa yang banyak menarik perhatian baik karena sifat khas dan peranannya yang menentukan dalam kehidupan dengan lingkungan orang dewasa maupun anak-anak. Menurut Nasution (2013) dalam Uno (2011) menyebutkan bahwa belajar adalah aktivitas yang menghasilkan perubahan pada diri individu yang belajar, baik actual maupun potensial.

Perubahan itu pada dasarnya berupa didapatkannya kemungkinan baru, yang berlaku dalam waktu relative lama. Tentu belajar itu suatu proses perubahan dalam kepribadian terutama pembelajaran dimasa pandemic ini, bahwa pembelajaran daring merupakan perubahan dalam kepribadian remaja yang dapat dimanifestasikan sebagai pola-pola respon dimasa pandemic yang berbentuk keterampilan,kebiasaan,pengetahuan dan kecakapan.

Media social merupakan salah satu situs yang ada di internet. Media social seperti facebook, twiter, whatsapp, istagram dan lain-lain, merupakan sebuah alat komunikasi yang menghubungkan antara satu orang dengan orang yang lainnya, sehingga memberikan kepada kita kesempatan untuk saling berinteraksi dengan pengguna lainnya.Remaja yang sadar dalam menggunakan media social untuk pembelajaran dimasa pandemi tentu akan menggunkan media social dengan baik, dianatarnya mencari refrensi tugas melalui internet yang diberikan oleh gurunya, bukan hanya tugas saja namun ketika guru menjelaskan materi juga bisa mencari refrensi melalui media social karena didalam media social tentu banyak versi-versi yang berbeda dari ahli, jadi para remaja paham akan luasnya pembelajaran melalui metode online ini.

Memang penggunaan intenet dan social media tidak hanya dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap kegiatan akademik remaja tapi juga bagi gurunya. Internet dan media social dapat memberikan kemungkinan guru untuk meggali maupun bertukar informasi dan ilmu pengetahuan dalam mata pelajaran yang menjadi bindang ampuannya.

Melalui penggunaan internet guru akan selalu siap mengajarkan ilmu pengetahuan yang mutakhir kepada siswa. Dalam hal ini seorang guru pun harus siap beradaptasi pembelajaran menggunakan internet atau media social dimassa pandemic ini tentunya. Bagi para siswa media social dalam pembelajaran memiliki fungsi sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan yang disampaikan oleh guru saat daring dilakukan. Media sosial juga berfungsi untuk pembelajaran individual dimana kedudukan media sepenuhnnya melayani kebutuhan belajar siswa remaja (pola bermedia). Di indonesia sendiri terhitung pembelajaran daring dimulai dari bulan maret 2020 sampai sekarang per januari 2021.

Sejak ada kasus Covid-19, pendidikan di indonesia dinilai telah menganut system online dalam pembelajarannya, Dasar hukum yang telah diterbitkan Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19). Salah satu pokok penting dalam edaran ini adalah keputusan pembatalan ujian nasional (UN) Tahun 2020. Tujuan adanya pembelajaran melalui media social (daring) juga adalah meningkatkan kesadaran akan esistensi media social, tentu dari tahun ke tahun ini perkembangan media social sangat pesat penggunanya dikalangan masyarakat tentunya, berbagai aplikasi saat ini yang telah digunakan dalam pembelajaran daring melalui media social pun banyak yang di manfaatkan seperti halnya zoom, google meet, classroom, dan lain-lain.

Percapaian kesadaran remaja dilakukan melalui tahap intropeksi, motivasi dan pengembangan diri (self development), Tahap intropeksi dimaksudkan agara para siswa atau remaja yang belajar melalui media social (daring) agar mengenal dirinya sendiri saat melakukan kegiatan pembelajaran virtual dan digital. Tahap motivasi diberikan tentu diberikanya teknik motivasi diri sendiri bahkan sesama teman lainnya.

Sistem pembelajaran yang dilakukan pemerintah mengenai Pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat covid-19 agar para remaja menjadi siswa yang paham akan pentingnnya pembelajaran melalui media social (daring) karena tidak semua siswa dapat memahaminya tentu mengenai pemanfaatan media social untuk media pembelajaran jadi perlu adanya intropeksi dirinya sendiri agar bagaiman betul memanfaatkan media social dengan baik dan benar, setidaknya untuk merdeka belajar dirumah.

Oleh: Hafiz Ahmad Riyanto, Mahasiswa Fakutas Hukum Universitas Pancasakti Tegal

Generasi Muda dan Generasi Sosial Media | Baladena.ID

baladena.idGenerasi Muda dan Generasi Sosial Media | Baladena.IDSaat ini media sosial merupakan jajaran kebutuhan pokok masyarakat, Arus informasi yang sangat pesat menjadi masyarakat semakin luas dalam mendapatkan informasi melalui media sosial dan juga semakin maju perkembangan media sosial tentu kita sebagai generasi muda (generasi milenial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *